WARGA KIRAM ANTUSIAS HADIRI PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI MASJID BAMBU

KIRAM – Warga masyarakat Kiram dan sekitarnya sangat antuasias memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW 1445 Hijriah yang digelar Masjid kiiram Bambu KH Abdul Qadir Hasan, di desa Kiram, Kabupaten Banjar, Jumat (32/9/2023) tadi.

Dengan menghadirkan penceramah KH Hasanuddin yaitu tokoh agama di Martapura sekaligus Kepala pondok Pesantren Darussalam dan turut dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, , ulama, habaib, anggota DPRD, Camat Karang Intan, KUA Karang Intan, beserta pembakal, tokoh masyarakat dan jamaah.
Ketua Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan H Ahmad Fauzan Saleh, mengucapkan terima kasih kepada jamaah yang sudah hadir dalam pelaksanaan Maulid Nabi dan atas kerja sama pengurus Masjid Bambu serta warga sekitar yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini.
“kita bangga dengan masyarakat disini, dimana setiap acara selalu hadir di Masjid Kiram” ujarnya

Sementara, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sulkan mengatakan, bahwa melalui momentum peringatan maulid Nabi masyarakat Kalimantan Selatan khususnya warga Kiram agar memaknai maulid dalam rangka meneguhkan sikap dan aktualiasasi nilai-nilai kebhinekaan dalam membangun bangsa dan negara Banua kita tidak hanya dibangun dengan keberhasilan pembangunan fisik tetapi juga membangun mental spiritual.
‘Perbedaan pendapat dan keyakinan dalam hidup bermasyarakat adalah hal yang biasa dan bukan hal bagi kita untuk terus maju dan berkembang” ungkap Sulkan.


“Mari kita bahu membahu membangun banua kita dengan semangat keberagaman, semangat perdamaian, dan sikap toleransi yang kuat, dan beriman yang menjadi ciri khas masyarakat Banjar mulai sejak dulu kala,” katanya.
Dalam isi tausiahnya KH Hasanuddin menuturkan,bahwa mentakjimkan maulid dengan kegembiraan karena dengan datangnya karunia dan rahmat Allah kita disuruh bergembira. Sedangkan rahmat terbesar diterangkan Allah SWT dalam Al-Quran yaitu “Kami tidak utus katakanah kepadamu (Muhammad) melainkan membawa rahmat bagi sekalian alam”.
“Bergembira dengan kita membaca Maulid dan berhgembira dengan meneliti sejarah Rasulullah SAW, dan meneladani akhlak, budi pekerti, sifat-sifatnya Nabi yang akan kita contoh dan kita teladani.” Sambung KH Hasanuddin dalam ceramahnya.
“Buktikanlah kecintaan kita kepada Allah dan buktikan kecintaan kita kepadfa rasulullah dan ikuti semua yang diperintahkan-Nya, Insya Alaah selamat dunia akhirat” pesannya. (Humas)